Tes Drive Low Cost Green Car (LCGC) toyota agya 1.2 trd a/t

toyota agya 1.2 trd a/tTes Drive Low Cost Green Car (LCGC) toyota agya 1.2 trd a/t, Toyota Agya terbaru kini tak serta merta murahan. Pasalnya, LCGC ini kini tampil lebih modern serta dengan kualitas yang jauh lebih baik, jika dibandingkan model sebelumnya.

Lunturnya kesan murahan pada New Toyota Agya terasa dari berbagai sisi, mulai dari eksterior, interior, hingga perubahan pada jantung mekanisnya.

Beruntung KabarOto mendapatkan kesempatan untuk dapat menguji langsung generasi terbaru dari Toyota Agya varian TRD S, yang merupakan model tertinggi dari mobil mungil ini. Berikut ulasannya!

1. Desain New Toyota Agya

Untuk generasi kedua Toyota Agya ini, pihak pabrikan menggunakan konsep produk sophisticated smart agile, yang membuat mobil ini pun semakin memikat. Untuk Agya model teranyar, memiliki dominasi desain gril berbentuk trapezoid, yang memancarkan kesan lebih modern.

Desain eksterior pun semakin disempurnakan berkat hadirnya projector headlamp dengan LED light guide, yang membuat tampilan jadi lebih terkesan mewah dan sporty.

Diproyeksikan menyasar kaum milenial di Tanah Air, buritan Toyota Agya terbaru kini terlihat lebih manis dan kekinian. Hal tersebut berkat hadirnya roof spoiler plus model bumper baru, diterapkannya desain reverse L-shape pada lampu belakang, yang memberikan kesan mewah.

Keuntungan sendiri bisa dirasakan oleh pengendara lain yang berada di belakangnya, sinyal yang diberikan lampu belakang sangatlah jelas dan membantu pengendara lain. Desain rumah fog lamp pun berubah, kini berbentuk segitiga dan memanjang ke atas untuk menunjang kesan modern dan sporty. Pada bagian samping, terdapat tambahan lampu sein di spion. Pun pemakaian pelek alloy baru berukuran 14 inci, yang desainnya kini baru, seperti baling-baling.

Secara desain tampilan belakang New Agya turut mendapatkan sentuhan baru, jika dibanding model sebelumnya. Bumper terlihat mendapat tambahan reflektor berbentuk pipih, yang dipadukan dengan aksen hitam yang menyerupai ventilasi udara untuk menunjang nuansa sporty.

2. Interior Toyota Agya

Untuk menunjang kesan mewah, beragam fitur baru disematkan Toyota pada New Agya. Bagaimana tidak, untuk model yang KabarOto tes, kini telah dilengkapi sistem hiburan head unit 2 DIN yang telah dilengkapi koneksi Bluetooth, audio steering switch dan desain fabric door trim baru.

Bentuk jok depan pun berubah, meski masih dengan model headrest menyatu. Kini mengadopsi semi bucket dengan sedikit lekukan untuk menopang paha samping dan punggung samping.

Cukup nyaman saat berada di balik kemudi. Namun posisi duduk terasa cukup tinggi, jarak setir maupun tuas transmisi pun terjangkau untuk ukuran tubuh tim redaksi yang berpostur 170 cm dengan berat 84 kg.

Untuk menunjang kenyamanan serta keamanan saat berkendara, New Agya 1.2 TRD S telah dilengkapi immobilizer dan sensor parkir. Jok belakang pun telah dilengkapi teknologi Isofix, headrest tengah serta sabuk pengaman 3 titik.

Toyota Agya ini juga dilengkapi dengan fitur keselamatan modern seperti dual airbags dan side impact beam di kedua sisi.

3. Performa Mesin Toyota Agya

Toyota Agya kini ditawarkan dengan mesin 4 silinder segaris berkode 3NR-VE, dengan kapasitas 1.200 cc dilengkapi sistem Dual VVT-i. Mesin ini sejenis dengan yang terpasang di Toyota Calya. Mesin tersebut mampu menyemburkan tenaga sebesar 86 dk pada 6.000 rpm dengan torsi puncak 107,8 Nm pada 4.200 rpm.

Kesimpulan yang langsung kami petik dari model ini adalah hilangnya getaran khas mesin 3-silinder yang menjalar ke seluruh tubuh. Terasa getaran di sisi pengemudi hilang, putaran mesin pun tak terdengar hingga ke kabin, perpindahan transmisi pun terasa halus.

Rasanya saat melalui jalanan perkotaan dengan rute macet dan stop and go pun terasa nyaman. Di mana unit yang kami uji bertransmisi otomatis.

Hal ini terbukti ketika mengetes di seputaran Senayan, Blok M, hingga ke Fatmawati yang ketika itu cukup padat. Rasanya mengemudikan Toyota Agya tetap nyaman dan kaki pun tak telalu pegal.

Performa dapat dirasakan secara maksimal saat menuju ke kawasan BSD City, pasca gerbang tol Pondok Ranji, torsi maksimal New Toyota Agya sebesar 107,8 Nm ternyata mampu terasa sejak di putaran bawah mesin, di rentan 2.500 rpm hingga 4.000 rpm.

Nah enaknya kapasitas lebih besar, begitu di putaran mesin atas, kali ini tenaga maksimal sebesar 86 dk yang mulai mengisi. Jadi terasa pas, di putaran bawah terbantu torsi, plus begitu di putaran atas, tenaga yang bikin akselerasi lebih mengisi. Power band-nya terasa mengisi di putaran menengah ke atas.

Selain itu, sisi positif yang kami temukan di New Toyota Agya adalah tingkat kebisingan dari luar kabin juga semakin diminimalisir, kenyamanan kabin pun jadi semakin meningkat.

Ditambah racikan suspensi terbilang cukup empuk, kala melintasi jalan yang cukup rusak di wilayah Kranggan, Bekasi. Ketika itu diisi 3 orang, dan hasilnya New Agya sanggup memberikan bantingan yang baik, tanpa rebound berlebih.

Secara garis besar, suspensi New Agya mendapatkan beragam revisi dari pihak pabrikan, berkat penambahan batang stabilizer untuk dapat meningkatkan pengendalian saat bermanuver. Namun sayang karena tak dapat memacu lebih kencang, belum bisa dipastikan secara rinci, apakah body roll dapat berkurang atau tidak.

Saat diuji di kecepatan 100 kpj di jalur tol bandara Soekarno-Hatta pukul 1 dini hari, melahap tikungan arah Pluit rasanya mulus dilalui. Masih terasa pas untuk sebuah LCG mungil. Toh mobil ini lebih pas untuk jalan santai sambil mencari efisiensi terbaiknya kan. Pengendalian kemudi pun terasa ringan saat bermanuver dan respons mobil mungil ini terasa lincah, berkat hadirnya fitur Electronic Power Steering (EPS).

Salah satu poin terpentingnya dari performa mesin New Toyota Agya ternyata masih tetap memiliki konsumsi bahan bakar yang sangat baik. Berdasarkan hasil pengujian, di rute dalam kota konsumsi BBM mampu menembus 17,3 km/l, sementara saat berjalan dalam kecepatan konstan 80 kpj, konsumsi BBM-nya mencapai 24,4 km/l.

Tentunya hasil tersebut sangatlah efisien mengingat jalanan Jakarta yang terkenal padat, serta kondisi jalan yang juga beragam.